EDUKASI FAKTOR RISIKO DISARTRIA (GANGGUAN BICARA) PADA LANSIA DARI SEKOLAH LANSIA SALIMAH ARCAMANIK BANDUNG
DOI:
https://doi.org/10.58268/adidharma.v4i2.240Abstrak
Gangguan bicara yang terjadi pada lansia terutama disartria merupakan sebuah permasalahan yang menimbulkan terganggunya kemampuan berkomunikasi serta menurunnya kualitas hidup karena adanya gangguan neurologis. Rendahnya pengetahuan yang dimiliki lansia mengenai faktor risiko dan tanda awal terjadinya disartria tak jarang menyebabkan keterlambatan untuk melakukan intervensi dini. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan edukasi terkait faktor risiko disartria dan juga menilai efektivitas edukasi dalam meningkatkan pengetahuan lansia. Kegiatan ini dilakukan dengan metode ceramah melalui cara verbal, diskusi dan tanya jawab interaktif serta pemutaran video dan simulasi latihan senam wajah. Peserta yang berpartisipasi dalam kegiatan ini berjumlah 30 peserta lansia dari Sekolah Lansia Salimah, Arcamanik, Bandung. Hasil uji t-test pada pre-test dan post-test menunjukkan nilai yang signifikan ditandai dengan p-value kurang dari 0,05 yaitu 0,03. Hal tersebut menandakan bahwa edukasi yang diberikan efektif dalam meningkatkan pengetahuan lansia.