PENGUATAN BRANDING DIGITAL UMKM KULINER MELALUI OPTIMALISASI MEDIA SOSIAL
DOI:
https://doi.org/10.58268/adidharma.v5i1.292Kata Kunci:
Digital Marketing; Social Media Optimization; Culinary MSMEs; Instagram Marketing; Digital BrandingAbstrak
Pertumbuhan pesat teknologi digital telah mengubah strategi pemasaran untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di sektor kuliner, di mana promosi visual dan keterlibatan pelanggan memainkan peran penting. Namun, banyak UMKM kuliner masih menghadapi tantangan dalam mengelola media sosial secara efektif karena keterbatasan literasi digital, branding yang tidak konsisten, dan keterampilan pembuatan konten yang kurang memadai. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan media sosial sebagai alat promosi digital bagi UMKM Dehenz, sebuah bisnis kuliner yang beroperasi di sektor toko roti, katering, dan kedai kopi di Kabupaten Bandung, Indonesia. Program ini menggunakan pendekatan mentoring partisipatif melalui beberapa tahapan, termasuk identifikasi masalah, perencanaan program, implementasi pelatihan, mentoring, pemantauan, dan evaluasi. Kegiatan difokuskan pada pendidikan pemasaran digital, pengembangan branding visual, pelatihan pembuatan konten, optimasi fitur Instagram, dan bantuan perencanaan konten. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman mitra tentang strategi pemasaran digital, kualitas dan konsistensi konten promosi, pemanfaatan fitur Instagram seperti reels dan stories, serta keterlibatan pelanggan di platform media sosial. Selain itu, program ini berhasil memperkuat identitas branding digital bisnis dan meningkatkan kemampuan mitra dalam mengelola media sosial secara mandiri dan sistematis. Studi ini menyimpulkan bahwa mentoring media sosial berbasis praktik efektif dalam meningkatkan kapasitas pemasaran digital dan daya saing UMKM kuliner lokal di era ekonomi digital.Unduhan
Diterbitkan
2026-09-09
Terbitan
Bagian
Artikel