PENDAMPINGAN PENERAPAN MEDIA AAC PICTURE EXCHANGE COMMUNICATION SYSTEM DALAM TOILET TRAINING PADA ANAK CEREBRAL PALSY
DOI:
https://doi.org/10.58268/adidharma.v5i1.319Kata Kunci:
AAC, cerebral palsy, community service, PECS, toilet training, Augmentative and Alternative Communication (AAC); cerebral palsy; community service; Picture Exchange Communication System (PECS); toilet training.Abstrak
Anak dengan cerebral palsy (CP) sering mengalami hambatan komunikasi yang mempengaruhi kemandirian dalam aktivitas sehari-hari, termasuk toilet training. Salah satu metode Augmentative and Alternative Communication (AAC) yang dapat digunakan adalah Picture Exchange Communication System (PECS). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendampingi orang tua dalam penerapan kartu PECS untuk melatih kemandirian toilet training pada anak cerebral palsy usia 12 tahun. Metode yang digunakan meliputi edukasi kepada orang tua, demonstrasi, praktik penggunaan kartu PECS, observasi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil menunjukkan belum terjadi peningkatan kemandirian toilet training setelah pendampingan. Berdasarkan observasi, subjek lebih mudah memahami instruksi menggunakan benda nyata dibandingkan simbol bergambar pada kartu PECS. Hal ini menunjukkan bahwa media bergambar belum sesuai dengan karakteristik belajar subjek. Selain itu, durasi pendampingan yang singkat, latihan di rumah yang belum optimal, dan karakteristik perkembangan subjek diduga turut memengaruhi hasil. Pendampingan selanjutnya disarankan menggunakan media yang lebih konkret, melibatkan orang tua secara konsisten, serta disertai evaluasi lanjutan oleh tenaga profesional.Unduhan
Diterbitkan
2026-09-09
Terbitan
Bagian
Artikel