STAYCATION, KULINER, DAN KONTEN DIGITAL: TIGA PILAR STRATEGI PEMASARAN HOTEL DI KOTA BANDUNG
DOI:
https://doi.org/10.58268/eb.v4i2.245Kata Kunci:
staycation, kuliner hotel, konten digital, pemasaran hotelAbstrak
Perubahan perilaku wisatawan pascapandemi COVID-19 mendorong industri perhotelan untuk mengembangkan strategi pemasaran yang lebih adaptif dan berbasis pengalaman. Salah satu respons yang menonjol adalah pemanfaatan konsep staycation, penguatan daya tarik kuliner, serta optimalisasi konten digital sebagai instrumen promosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis penerapan ketiga strategi tersebut pada hotel bintang empat di Kota Bandung. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui Systematic Literature Review (SLR) yang diperkaya dengan studi lapangan pada tiga hotel bintang empat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi paket staycation, inovasi produk kuliner, dan pemasaran berbasis konten digital mampu meningkatkan tingkat hunian kamar, pendapatan sektor makanan dan minuman, serta keterlibatan konsumen di media sosial. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi pengelola hotel serta dapat dimanfaatkan sebagai referensi pembelajaran dalam pendidikan vokasi perhotelan.
Referensi
Ariska, D. A., & Nugroho, Y. (2020). Strategi pemasaran hotel dalam menghadapi era digital. Jurnal Administrasi Bisnis, 9(3), 145–158.
Chen, H., & Petrick, J. F. (2021). Staycation: A remedy for tourism industry during the pandemic. Tourism Management, 83, 104–122. https://doi.org/10.1016/j.tourman.2020.104122
Gretzel, U., Sigala, M., Xiang, Z., & Koo, C. (2015). Smart tourism: Foundations and developments. Electronic Markets, 25(3), 179–188. https://doi.org/10.1007/s12525-015-0196-8
Kurniawan, R., & Fadhila, N. (2022). Peran media sosial dalam promosi hotel berbasis digital marketing. Jurnal Pariwisata Nusantara, 14(1), 30–45.
Kotler, P., Bowen, J. T., & Makens, J. C. (2016). Marketing for hospitality and tourism (6th ed.). Pearson Education.
Litvin, S. W., Goldsmith, R. E., & Pan, B. (2018). Electronic word-of-mouth in hospitality and tourism management. Tourism Management, 29(3), 458–468.
Rizky, A., & Saputra, B. (2021). Content marketing di industri perhotelan: Studi pada hotel di Kota Bandung. Jurnal Ilmu Komunikasi, 13(2), 97–110.
Sigala, M. (2020). Tourism and COVID-19: Impacts and implications for advancing and resetting industry and research. Journal of Business Research, 117, 312–321. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2020.06.015
Suryani, T. (2022). Pengaruh kualitas kuliner terhadap loyalitas pelanggan hotel. Jurnal Manajemen dan Pariwisata, 11(1), 22–31.
Widjaja, G. (2020). Gastronomy tourism: Strategi pengembangan destinasi pariwisata berbasis kuliner lokal. Tourism and Culinary Journal, 12(2), 65–78.
Wardi, Y. (2021). Adaptasi industri perhotelan terhadap perubahan tren wisata pasca pandemi. Jurnal Kajian Pariwisata Indonesia, 8(1), 12–25.
Wearing, S., & Foley, C. (2017). Understanding the tourist experience of cities. Annals of Tourism Research, 65, 102–116.
Xiang, Z., Du, Q., Ma, Y., & Fan, W. (2017). A comparative analysis of major online review platforms: Implications for social media analytics in hospitality and tourism. Tourism Management, 58, 51–65.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Wiyanto Tjahjadi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
