PENGARUH KINERJA DAN KOMPETENSI KOMUNIKASI PETUGAS PLKB TERHADAP KEBERHASILAN PROGRAM KB DI KECAMATAN WOJA-DOMPU

Penulis

  • Abdul Basyar Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yapis
  • Mahmud Mahmud Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yapis
  • Shoalihin Shoalihin Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yapis

DOI:

https://doi.org/10.58268/eb.v5i1.262

Kata Kunci:

Officer Performance; Communication Competence; Family Planning Field Officers (PLKB); Success of the Family Planning Program; SEM-PLS.

Abstrak

Penelitian kuantitatif eksplanatori ini bertujuan menguji pengaruh kinerja dan kompetensi komunikasi Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) terhadap keberhasilan program KB di Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu. Data dikumpulkan dari 65 pasangan usia subur menggunakan teknik purposive sampling dan kuesioner berskala Likert, kemudian dianalisis dengan SEM-PLS. Hasil evaluasi model struktural menunjukkan daya prediktif yang kuat (R² = 70,5%). Pengujian hipotesis mengungkapkan temuan krusial: kinerja administratif petugas berpengaruh signifikan namun negatif (P=0,015; β=-0,218), mengindikasikan pendekatan berorientasi target yang kaku justru memicu resistensi masyarakat pedesaan. Sebaliknya, kompetensi komunikasi terbukti sebagai prediktor dominan dengan pengaruh positif yang sangat signifikan (P=0,000; β=0,962). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan. Disimpulkan bahwa keberhasilan implementasi program KB di wilayah berbudaya komunal mutlak menuntut pendekatan dialogis dan empatik. Pemerintah disarankan mengevaluasi standar penilaian PLKB dengan lebih memprioritaskan pengembangan soft-skill komunikasi lintas budaya.

Referensi

Anwar, A., Harnani, Y., Rany, N., & Rahayu, E. P. (2025). Peran Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) dalam upaya peningkatan cakupan KB di Kecamatan Siak. 9, 5553–5562. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i2.47892

Astuti, S. I., Sufehmi, H., & Wilhelm, E. (2024). Centring health workers and communities is key to building vaccine confidence online. 1–2. https://doi.org/10.1136/bmj.q82

BKKBN. (2020). Rencana Strategis Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Tahun 2020-2024.

Cohen. (1988). Statistical Power Analysis for the Behavioral Sciences. https://doi.org/https://doi.org/10.4324/9780203771587

DeVito, J. A. (2016). The Interpersonal Communication Book.

Hair, J. F. H., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., Sarstedt, M., Danks, N. P., & Ray, S. (2021). Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) Using R: A Workbook (p. 197). In Structural Equation Modeling: A Multidisciplinary Journal. Springer Nature. https://doi.org/10.1080/10705511.2022.2108813

Husna & Nababan. (2021). Faktor-Faktor yang berhubungan dengan Keikutsertaan PUS dalam Mengikuti Program Keluarga Berencana di Wilayah Kecamatan Peudawa Kabupaten Aceh Timur. 7(2), 1322–1331. https://doi.org/https://doi.org/10.33143/jhtm.v7i2

Lina Saptaria, et al. (2021). Manajemen Sumber Daya Manusia Strategi Pengembangan Human Capital. Pascal Book.

Lino, M. M., & Jedo, A. (2021). Identifikasi Faktor-Faktor yang mempengaruhi Pengambilan Keputusan Pasangan Usia Subur dalam Mengikuti Program KB (Studi Kasus di Desa Leraboleng Kecamatan Titehena Kabupaten Flores Timur). 100–123. https://doi.org/https://doi.org/10.35508/jad.v1i2.5599

Mangkunegara, A. P. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Marthapati et al. (2025). Kinerja Penyuluh Keluarga Berencana dalam Meningkatkan Akseptor MKJP di Kecamatan Lampihong Kabupaten Balangan. 192–201. https://doi.org/https://doi.org/10.36658/aliidarabalad.7.1.1330

Sarini & Ali. (2025). Pengaruh Pengetahuan, Sikap Dan Keterampilan Komunikasi Terhadap Cakupan Unmet Need KB. 11(June), 95–104. https://doi.org/https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/10656

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-15