https://jurnal.abisatya.org/index.php/EKO-BISMA/issue/feed JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN (EKO-BISMA) 2026-09-18T01:50:03+00:00 Gunardi gunardi@abisatya.org Open Journal Systems <p>Publisher : PUBLISHER ABISATYA DINAMIKA ISWARA PUBLISHING<br />Journal Abbrev : <strong>JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN (EKO-BISMA)</strong><br />Frequency : 2 issues per year (Maret dan September)<br />Print ISSN : 2962-2220 <a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2962-2220">p-ISSN</a><br />Online ISSN : 2962-2026 <a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2962-2026">e-ISSN</a><br />Citation analysis : <a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/15279" target="_blank" rel="noopener">Sinta 5</a> , Google Scholar, Garuda<br />Journal Scope : </p> <p>Marketing Management, Human Resource Management Financial Management, Operation Management, Strategic Management, Supply Chain Management, Leadership, Quality And Innovation Management, Entrepreneurship, Hotel and Turism, Public Relations, Business Economic, E-Business, International Business, Taxation, Innovation &amp; Competitiveness, Financial Accounting, Organizational Behaviour, Risk Management, Knowledge Management, Public and Business Administration</p> https://jurnal.abisatya.org/index.php/EKO-BISMA/article/view/283 PENGARUH LITERASI KEUANGAN, PERILAKU KEUANGAN, DAN PENDAPATAN TERHADAP KEPUTUSAN INVESTASI GENERASI MILENIAL DI KOTA BANDUNG 2026-04-22T11:17:15+00:00 Rizqi Muhamad Fazri rizqimuhamadf@gmail.com Dito Rinaldo Novandi Candra Ridlo Abdilah dito.rinaldo@ekuitas.ac.id <div><span lang="EN-US">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, perilaku keuangan, dan pendapatan terhadap keputusan investasi generasi milenial di Kota Bandung. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya jumlah investor dari kalangan generasi muda yang tidak selalu diiringi dengan kualitas keputusan investasi yang optimal. Rendahnya literasi keuangan, perilaku keuangan yang kurang terencana, serta variasi tingkat pendapatan diduga menjadi faktor yang memengaruhi keputusan investasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada responden generasi milenial di Kota Bandung dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan metode statistik untuk menguji pengaruh parsial dan simultan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan, perilaku keuangan, dan pendapatan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan investasi. Secara parsial, literasi keuangan dan perilaku keuangan berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan pendapatan juga berpengaruh terhadap keputusan investasi. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi keuangan dan pembentukan perilaku keuangan yang baik guna mendorong keputusan investasi yang lebih rasional dan optimal.</span></div> 2026-09-15T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Rizqi Muhamad Fazri, Dito Rinaldo Novandi Candra Ridlo Abdilah https://jurnal.abisatya.org/index.php/EKO-BISMA/article/view/291 FINANCIAL LITERACY AS A KEY FACTOR IN PERSONAL AND NATIONAL ECONOMIC GROWTH 2026-05-18T13:58:37+00:00 Almatov Muhammad almatov.muxammad20@gmail.com Maya Sari mayasari@upi.edu Inomjon Qudratov i.qudratov.ifm@tsue.uz <div><span lang="EN-US">Kehidupan ekonomi modern menuntut individu mengambil keputusan yang semakin kompleks mengenai pembayaran, tabungan, pinjaman, asuransi, keuangan digital, dan persiapan hari tua, sehingga pertumbuhan ekonomi tidak dapat dipisahkan dari literasi keuangan. Artikel ini mengkaji literasi keuangan sebagai faktor kunci pertumbuhan ekonomi personal dan nasional. Dengan menggunakan structured literature review terhadap artikel ilmiah dan dokumen kelembagaan yang terbit pada rentang 2005 hingga 2026, artikel ini mensintesiskan kajian mengenai pengetahuan keuangan, perilaku keuangan, ketahanan rumah tangga, kewirausahaan, inklusi keuangan, kapabilitas digital, dan pembangunan makroekonomi, dengan perhatian khusus pada konteks kelembagaan Uzbekistan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pada tingkat personal literasi keuangan memperbaiki penyusunan anggaran, perilaku menabung, pengelolaan utang, perencanaan jangka panjang, serta pemanfaatan layanan keuangan formal. Pada tingkat nasional, pengaruhnya bekerja melalui pemanfaatan lembaga keuangan yang lebih luas dan lebih baik, mobilisasi tabungan yang lebih efisien, alokasi pembiayaan rumah tangga dan usaha kecil yang lebih tepat, serta ketahanan yang lebih kuat dalam lingkungan keuangan digital. Namun literasi keuangan bukan solusi tunggal karena dampaknya bergantung pada ketersediaan produk yang tepercaya, infrastruktur yang inklusif, perlindungan konsumen, dan kelembagaan pendukung. Artikel ini menyimpulkan bahwa pendekatan ekosistem lebih efektif dibandingkan pembelajaran kelas yang berdiri sendiri, dan Uzbekistan perlu bergerak dari pembangunan kesadaran menuju kapabilitas keuangan yang lebih mendalam.</span></div> 2026-09-15T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Almatov Muhammad, Maya Sari, Inomjon Qudratov https://jurnal.abisatya.org/index.php/EKO-BISMA/article/view/296 HUMAN-CENTERED UNIVERSITY SERVICE: KARAKTERISTIK JASA PENDIDIKAN TINGGI DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENGALAMAN MAHASISWA 2026-06-04T10:21:32+00:00 Sri Maryati s.maryati2016@gmail.com Silfia Rachim rachimsilfia@gmail.com Sarah Nursa'diah Hidayat nursadiahsarah@gmail.com Nur Afifah Lutfina fina@ars.ac.id Nur Syafira Ramona syafiraramona19@gmail.com Yoram Yudhatama yudatama2001@gmail.com A. Rohendi arohendi@ars.ac.id <div><span lang="EN-US">Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik layanan pendidikan tinggi dalam perspektif <em>human-centered university service</em>serta implikasinya terhadap pengalaman mahasiswa. Penelitian dilatarbelakangi oleh meningkatnya transformasi digital dalam layanan universitas yang mampu meningkatkan efisiensi proses akademik dan administratif, namun berpotensi mengurangi aspek humanis dalam interaksi layanan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi untuk mengeksplorasi pengalaman subjektif mahasiswa terhadap layanan universitas. Partisipan terdiri atas mahasiswa aktif, tenaga kependidikan, dan pengelola layanan akademik yang dipilih melalui teknik <em>purposive sampling</em> dan <em>snowball sampling</em>. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif terbatas, serta studi dokumentasi. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan metode, <em>member checking</em>, dan <em>audit trail</em>. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña dengan pendekatan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan pendidikan tinggi tidak hanya dipengaruhi oleh efektivitas sistem dan teknologi, tetapi juga oleh komunikasi interpersonal, empati, responsivitas tenaga kependidikan, serta pengalaman emosional mahasiswa. Mahasiswa memaknai layanan universitas sebagai pengalaman sosial yang memerlukan keseimbangan antara efisiensi digital dan pendekatan humanis. Temuan ini memperkuat konsep <em>human-centered service</em>dalam pendidikan tinggi serta memberikan implikasi praktis bagi pengembangan layanan yang lebih responsif, adaptif, dan berorientasi pada pengalaman mahasiswa di era transformasi digital. </span></div> 2026-09-15T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Sri Maryati, Silfia Rachim, Sarah Nursa'diah Hidayat, Nur Afifah Lutfina, Nur Syafira Ramona, Yoram Yudhatama, A. Rohendi https://jurnal.abisatya.org/index.php/EKO-BISMA/article/view/299 STRATEGI BRANDING RUMAH SAKIT DALAM MEMBANGUN KEUNGGULAN KOMPETITIF DI ERA PELAYANAN KESEHATAN MODERN HOSPITAL BRANDING STRATEGIES IN BUILDING COMPETITIVE ADVANTAGE IN THE MODERN HEALTHCARE ERA 2026-06-16T02:46:13+00:00 Nindirah Septia septianindirah@gmail.com Ni Luh Putu Adinda Tasya Saraswati tasya.saraswati4@gmail.com Mahesa Krishna mahesakrishna93@gmail.com Nadia Dara Ayundha nadiadaraayundha12@gmail.com Nani Asrini asrini.nani@gmail.com Acep Rohendi 0412096402@ars.ac.id <p style="font-weight: 400;">Dalam industri kesehatan yang semakin kompetitif, branding rumah sakit telah menjadi instrumen strategis yang kritis dalam mempertahankan keunggulan bersaing. Tinjauan literatur ini mengkaji strategi branding yang diadopsi rumah sakit untuk membangun diferensiasi kompetitif di era pelayanan kesehatan modern. Pencarian sistematis dilakukan melalui database Google Scholar, PubMed, Garuda, dan Sinta dengan rentang publikasi tahun 2019–2025, menggunakan kata kunci terkait branding rumah sakit, keunggulan kompetitif, citra merek, pemasaran digital, dan loyalitas pasien. Sebanyak 30 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan pendekatan narrative review. Temuan mengungkapkan bahwa branding rumah sakit yang efektif mencakup empat dimensi yang saling berkaitan: (1) pembangunan identitas dan citra merek, (2) pemanfaatan pemasaran digital dan media sosial, (3) peningkatan pengalaman pasien dan kualitas layanan, serta (4) pengembangan ekuitas merek. Rumah sakit yang mengintegrasikan keempat dimensi ini secara konsisten menunjukkan loyalitas pasien yang lebih tinggi, positioning pasar yang lebih kuat, dan kinerja kompetitif yang lebih unggul. Studi ini menyimpulkan bahwa branding dalam layanan kesehatan bukan lagi aktivitas periferal, melainkan kapabilitas strategis inti, terutama ketika pasien semakin berperilaku sebagai konsumen yang terinformasi dan aktif membandingkan penyedia layanan kesehatan sebelum mengambil keputusan.</p> 2026-09-15T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Nindirah Septia, Ni Luh Putu Adinda Tasya Saraswati, Mahesa Krishna, Nadia Dara Ayundha, Nani Asrini, Acep Rohendi https://jurnal.abisatya.org/index.php/EKO-BISMA/article/view/301 ANALISIS KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN MENGGUNAKAN METODE BENEISH M-SCORE PADA BUMN: STUDI KASUS PT INDOFARMA TBK 2026-06-23T08:19:09+00:00 Eriecha Destiany Salsabila destianyeriecha@gmail.com Vina Anggilia Puspita vinaanggilia@digitechuniversity.ac.id <p>Kecurangan laporan keuangan merupakan permasalahan yang dapat memengaruhi keandalan informasi keuangan dan kepercayaan publik terhadap suatu perusahaan, termasuk pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas metode Beneish M-Score dalam mengindikasi kecurangan pada kasus fraud nyata yang terjadi di PT Indofarma Tbk. Menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, analisis dilakukan terhadap data sekunder berupa laporan keuangan tahunan PT Indofarma Tbk Periode 2020-2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2020-2021, Indofarma teridentifikasi sebagai Manipulator dengan skor -1,454 dan -1,962, dipicu oleh lonjakan Days Sales in Receivable Index (DSRI). Temuan ini selaras dengan kasus penahanan dana penjualan sebesar Rp470 Miliar oleh anak perusahaannya. Pada tahun-tahun berikutnya skor merosot tajam puncaknya di angka -6,480 yang menunjukkan perusahaan berada dalam kondisi extreme financial distrerss hingga berujung vonis pailitnya anak perusahaan pada Februari 2025. Penelitian ini membuktikan Beneish M-Score efektif sebagai instrumen deteksi dini risiko kecurangan sebelum terjadinya kegagalan usaha.</p> <p>&nbsp;</p> 2026-09-15T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Eriecha Destiany Salsabila, Vina Anggilia Puspita https://jurnal.abisatya.org/index.php/EKO-BISMA/article/view/307 PENGARUH FINANCIAL TECHNOLOGY TERHADAP PERILAKU PENGELOLAAN KEUANGAN PADA GENERASI Z DI ERA DIGITAL 2026-07-02T04:39:32+00:00 Ayu Widia ayuw7795@gmail.com Vina Anggilia Puspita vinaanggilia@digitechuniversity.ac.id <div><span lang="EN-US">Di era digital 59,4% Generasi Z memiliki pengeluaran melebihi pendapatan, dan keuangan menjadi sumber stres utama bagi 48% di antaranya. Penelitian kuantitatif asosiatif ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan <em>Financial Technology</em> (<em>Fintech</em>) dan perilaku pengelolaan keuangan Generasi Z di Kota Bandung, serta menganalisis pengaruh di antara keduanya. Sampel berjumlah 100 responden dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan via kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear sederhana, uji korelasi, uji determinasi (<sub>­</sub>­</span></div> <div><span lang="EN-US"><img src="blob:https://jurnal.abisatya.org/5d9405dc-7ec7-407f-a26a-965209309375" width="12" height="14" /></span></div> <div><span lang="EN-US">), serta uji hipotesis (uji t) melalui IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan Fintech berada dalam kategori sangat baik (didominasi <em>e-wallet</em> dan <em>m-banking</em>), dan perilaku pengelolaan keuangan berada dalam kategori baik, meski konsistensi menabung dan penganggaran perlu ditingkatkan. <em>Fintech</em> terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan Generasi Z dengan kontribusi sebesar 40,8% (p &lt; 0,05). Semakin baik penggunaan <em>Fintech</em>, maka semakin baik pula perilaku pengelolaan keuangan mereka</span></div> 2026-09-15T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Ayu Widia, Vina Anggilia Puspita https://jurnal.abisatya.org/index.php/EKO-BISMA/article/view/309 PENGARUH GAYA HIDUP DAN PENDAPATAN TERHADAP KESEJAHTERAAN FINANSIAL PADA KARYAWAN KOPI INSIGHT CABANG SOREANG 2026-07-12T10:44:40+00:00 Keneisha Maharani keneisha10122035@digitechuniversity.ac.id Vina Anggilia Puspita vinaanggilia@digitechuniversity.ac.id <p style="font-weight: 400;">Gaya hidup konsumtif yang semakin meluas di kalangan karyawan muda sektor food and beverage (F&amp;B), terutama akibat kemudahan belanja daring dan fasilitas pembayaran paylater, berpotensi menurunkan kemampuan mengelola keuangan dan mencapai kesejahteraan finansial (financial well-being). Penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal ini bertujuan menganalisis pengaruh gaya hidup dan pendapatan terhadap kesejahteraan finansial karyawan Kopi Insight Cabang Soreang. Sampel penelitian menggunakan teknik sampling jenuh dengan melibatkan seluruh populasi sebanyak 33 karyawan. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda, uji korelasi, koefisien determinasi, uji t, dan uji F melalui IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kesejahteraan finansial (β = -0,333; sig. = 0,008), sedangkan pendapatan berpengaruh positif dan signifikan (β = 0,484; sig. = 0,005). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan dengan kontribusi sebesar 62,2% (Adjusted R² = 0,622). Semakin baik pengelolaan gaya hidup konsumtif dan pendapatan, semakin tinggi tingkat kesejahteraan finansial karyawan.</p> 2026-09-15T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Keneisha Maharani, Vina Anggilia Puspita https://jurnal.abisatya.org/index.php/EKO-BISMA/article/view/326 KARAKTERISTIK JASA KESEHATAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP STRATEGI PEMASARAN RUMAH SAKIT: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW 2026-09-09T04:04:39+00:00 Ashfi Millati ashfimillati@gmail.com Felicia Kusuma fkusuma.9996@gmail.com Jeanny Kristin jeannykristin77@gmail.com Merdayana Merdayana merdayanaar@gmail.com Raya Esy Pantiarti rayaesy8@gmail.com Acep Rohendi arohendi@ars.ac.id <p><span class="s16"><span class="bumpedFont15">Karakteristik jasa kesehatan memiliki konsekuensi terhadap pengelolaan layanan dan strategi pemasaran rumah sakit. Systematic literature review ini bertujuan menganalisis karakteristik jasa kesehatan yang meliputi intangibility, inseparability, heterogeneity, dan perishability serta mengidentifikasi implikasinya terhadap strategi pemasaran rumah sakit berdasarkan bauran pemasaran jasa 7P. Penelusuran literatur dilakukan melalui PubMed dan Google Scholar dengan strategi pencarian yang mencakup istilah karakteristik jasa, layanan kesehatan atau rumah sakit, dan pemasaran. Pencarian dilakukan pada 8 September 2026 dengan pembatasan bahasa Inggris dan publikasi dalam 10 tahun terakhir. Sebanyak 84 rekaman diidentifikasi, terdiri atas 54 rekaman dari PubMed dan 30 dari Google Scholar. Setelah proses penyaringan dan penilaian kelayakan, dua studi memenuhi kriteria inklusi dan digunakan dalam sintesis akhir. Hasil sintesis menunjukkan bahwa intangibility berkaitan terutama dengan Product, Promotion, dan Physical Evidence. Inseparability berkaitan dengan People dan Process, sedangkan heterogeneity berkaitan dengan People, Process, dan </span></span><span class="s16"><span class="bumpedFont15">Promotion. Perishability berkaitan dengan Place dan Process. Evidence mengenai Price masih terbatas dan bersifat konseptual. Temuan menunjukkan bahwa keempat karakteristik jasa tidak berimplikasi secara seragam terhadap seluruh elemen bauran pemasaran 7P, tetapi memiliki keterkaitan yang berbeda sesuai dengan karakteristik layanan. Keterbatasan utama review ini adalah jumlah studi yang memenuhi kriteria inklusi yang terbatas serta perbedaan konteks layanan pada studi yang tersedia. Diperlukan penelitian empiris lebih lanjut dalam berbagai konteks rumah sakit untuk memperjelas hubungan antara karakteristik jasa kesehatan dan masing-masing elemen strategi pemasaran 7P.</span></span></p> 2026-09-15T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Ashfi Millati, Felicia Kusuma, Jeanny Kristin, Merdayana Merdayana, Raya Esy Pantiarti, Acep Rohendi https://jurnal.abisatya.org/index.php/EKO-BISMA/article/view/327 KUALITAS PELAYANAN RUMAH SAKIT DAN KEPUASAN PASIEN: TINJAUAN LITERATUR BERBASIS SERVQUAL 2026-09-10T02:59:03+00:00 Ni Putu Novita Pradnyani novita.pradnyani@gmail.com Putri Giani Purnamasari Novita.pradnyani@gmail.com Ivana Yolanda Novita.pradnyani@gmail.com Kevin Gunawan Novita.pradnyani@gmail.com Melvyanti Nur Fauziah Novita.pradnyani@gmail.com Acep Rohendi arohendi@ars.ac.id <p>Kualitas pelayanan rumah sakit merupakan determinan strategis kepuasan pasien, kepercayaan, dan keberlanjutan penggunaan layanan. Artikel ini meninjau bukti mutakhir mengenai kualitas pelayanan rumah sakit dengan menggunakan kerangka SERVQUAL serta perspektif mutu pelayanan yang berpusat pada pasien. Tinjauan literatur terstruktur dilakukan dengan mengidentifikasi penelitian terpublikasi dan kerangka mutu dari sumber ilmiah yang relevan, terutama periode 2016–2026, dengan mempertahankan literatur klasik SERVQUAL dan penilaian mutu sebagai landasan teoretis. Sintesis menunjukkan bahwa reliability, responsiveness, assurance, empathy, dan tangibles tetap bermanfaat untuk menilai persepsi pasien, tetapi pengalaman pasien juga dipengaruhi oleh komunikasi, waktu tunggu, ketersediaan tenaga, faktor organisasi, koordinasi pelayanan, dan lingkungan layanan. Penelitian di Indonesia pada umumnya menunjukkan hubungan positif antara kualitas pelayanan yang lebih baik dan kepuasan pasien, sedangkan systematic review internasional menunjukkan masih adanya kesenjangan antara harapan dan persepsi pasien pada sejumlah konteks pelayanan. Implikasinya, rumah sakit perlu menggabungkan pengukuran berbasis SERVQUAL dengan indikator pengalaman pasien, data proses pelayanan, serta tindakan perbaikan mutu berkelanjutan. Pengelolaan kualitas pelayanan perlu ditempatkan sebagai bagian dari pengambilan keputusan klinis, operasional, dan manajerial, bukan sekadar survei kepuasan berkala.</p> 2026-09-15T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Ni Putu Novita Pradnyani, Putri Giani Purnamasari, Ivana Yolanda, Kevin Gunawan, Melvyanti Nur Fauziah, Acep Rohendi https://jurnal.abisatya.org/index.php/EKO-BISMA/article/view/328 ANALISIS KUALITAS PELAYANAN POLIKLINIK PARU MENGGUNAKAN ADAPTASI SERVQUAL DAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS 2026-09-11T00:55:46+00:00 Iskandar Zulkarnaen Iskandar_zulkarnaen@ugj.ac.id Ade Sudrajat sudrajatade128@gmail.com Mira Veranita mirave2198@gmail.com Dyah Bayu Framesthi dybay1284@gmail.com <p style="margin: 0cm; text-align: justify;"><span style="font-size: 11.0pt;">Kualitas pelayanan merupakan aspek penting dalam membentuk pengalaman dan kepercayaan pasien terhadap fasilitas kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesenjangan antara harapan dan kinerja pelayanan serta mengidentifikasi prioritas perbaikan kualitas pelayanan pada Poliklinik Paru Rumah Sakit Jasa Kartini Kota Tasikmalaya. Penelitian menggunakan desain survei deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan pada November 2025 dari 50 pasien melalui kuesioner yang mengukur 18 atribut dalam enam dimensi kualitas pelayanan, yaitu tangibles, accessibility, competence, reliability, comfort, dan assurance. Analisis dilakukan menggunakan SERVQUAL dan Importance Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata harapan pasien sebesar 4,46 dan kinerja sebesar 4,37, dengan nilai kesenjangan keseluruhan -0,09. Dua atribut menjadi prioritas utama perbaikan, yaitu ketersediaan lapangan parkir dengan gap -0,86 dan kemampuan menjaga privasi pasien dengan gap -0,62. Sebanyak 15 atribut berada pada Kuadran B dan satu atribut pada Kuadran D. Penelitian merekomendasikan optimalisasi pengelolaan parkir, peningkatan perlindungan privasi pasien, serta pemeliharaan atribut pelayanan yang telah berkinerja baik.</span></p> 2026-09-15T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Iskandar Zulkarnaen, Ade Sudrajat, Mira Veranita, Dyah Bayu Framesthi https://jurnal.abisatya.org/index.php/EKO-BISMA/article/view/325 PENGARUH SOCIAL MEDIA MARKETING DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA KAFE QUEEN FOOD CIKALONGKULON 2026-09-01T07:14:44+00:00 Denny Aditya Dwiwarman hdadittya@gmail.com Yesi Nurfatmah ynurfatmah@gmail.com <p style="font-weight: 400;">Penelitian ini merupakan pengujian untuk menganalisis pengaruh simultan dan parsial <em>Social Media Marketing</em> serta Kualitas Pelayanan mengenai keputusan pembelian pada kafe <em>Queen Food</em> Cikalongkulon dengan pendekatan kuantitatif. Objek dalam penelitian ini adalah pengunjung kafe <em>Queen Food</em>. Sampel diambil menggunakan teknik <em>insidental sampling</em> serta usulan <em>Roscoe</em>sebanyak 88 responden. Analisis data meliputi validitas dan reliabilitas, asumsi klasik, regresi linier berganda, determinasi, dan uji kesimpulan sementara yang dijalankan dengan perhitungan IBBM SPSS 31. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan secara parsial, <em>Social Media Marketing</em> memberikan pengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian, terlihat dari nilai sig 0,024 lebih kecil dari 0,05 dan uji t terhitung 2,293 yang lebih besar dari t tabel 1,988. Begitu pula, Kualitas Pelayanan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, dibuktikan dengan sig 0,001 &lt; 0,05 dan t hitung 7,629 &gt; t tabel 1,988. Secara simultan, kedua variabel tersebut memberikan hasil positif yang signifikan terhadap keputusan pembelian pada kafe <em>Queen Food</em>. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa 77,3% variasi keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh <em>Social Media Marketing</em> dan Kualitas Pelayanan. Sebagai saran, evaluasi berkala terhadap implementasi <em>social media marketing</em> dan kualitas pelayanan direkomendasikan sebagai landasan dalam merumuskan strategi pemasaran serta pelayanan yang optimal.</p> 2026-09-15T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Denny Aditya Dwiwarman, Yesi Nurfatmah https://jurnal.abisatya.org/index.php/EKO-BISMA/article/view/332 RUMAH SAKIT SEBAGAI PRODUK JASA: INTEGRASI KARAKTERISTIK JASA, KUALITAS PELAYANAN, DAN PENCIPTAAN NILAI BAGI PASIEN 2026-09-18T01:50:03+00:00 Albertus Dimas Aji Putra albertusdante73@gmail.com Andi Yunita Himawan andiyunitahimawan@gmail.com Muhammad Rifqi Al-Azim rifqialazim@gmail.com Saleh Muhammad Drehem shalehdrehem@gmail.com Widya Ayu Shantika Widyaayushantika90@gmail.com A. Rohendi arohendi@ars.ac.id <div><span lang="EN-US">Rumah sakit merupakan organisasi pelayanan kesehatan yang menghasilkan nilai terutama melalui proses pelayanan, interaksi profesional, pengalaman pasien, dan luaran kesehatan. Artikel ini bertujuan menganalisis rumah sakit sebagai produk jasa dengan mengintegrasikan karakteristik jasa, kualitas pelayanan, pengalaman dan kepuasan pasien, nilai yang dirasakan, serta penciptaan nilai bersama. Kajian menggunakan narrative literature review terhadap publikasi ilmiah periode 2021–2026 yang relevan dengan tema tersebut. Hasil sintesis menunjukkan bahwa sifat jasa yang tidak berwujud, tidak terpisahkan antara produksi dan konsumsi, bervariasi, serta tidak dapat disimpan memengaruhi pengelolaan kapasitas, standardisasi proses, interaksi tenaga kesehatan, dan bukti fisik pelayanan. Kualitas pelayanan rumah sakit dibentuk oleh keandalan, daya tanggap, jaminan, empati, aspek fisik, kualitas proses, komunikasi, lingkungan pelayanan, dan keterlibatan pasien. Literatur juga menunjukkan keterkaitan kualitas pelayanan dengan pengalaman pasien, nilai yang dirasakan, kepuasan, niat kunjungan kembali, dan rekomendasi. Disimpulkan bahwa rumah sakit perlu dikelola sebagai sistem jasa terintegrasi yang menyelaraskan mutu klinis, pengalaman pasien, kapabilitas sumber daya manusia, layanan digital, dan penciptaan nilai bersama secara berkelanjutan.</span></div> 2026-09-15T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Albertus Dimas Aji Putra, Andi Yunita Himawan, Muhammad Rifqi Al-Azim, Saleh Muhammad Drehem, Widya Ayu Shantika, A. Rohendi